.komitmen.

.komitmen.

komitmen

Menurut kamus bahasa Indonesia komitmen berarti perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Artinya keterikatan untuk melakukan sesuatu itu bisa dengan diri kita sendiri maupun orang lain. Belakangan ini sungguh saya merasa komitmen saya dengan diri sendiri merenggang. Saya seperti mengkhianati perjanjian dengan diri sendiri. Umpamanya, komitmen untuk menulis di blog ini secara teratur. Tidak usah setiap hari, cukup sekali seminggu dulu. Itupun saya khianati dengan berbagai dalih. Komitmen dengan diri sendiri memang selalu mudah untuk diingkari. Alasannya karena hanya kita yang tahu apa kesepakatan yang telah kita buat dengan diri sendiri. Tentu saja tidak akan ada yang protes bila kesepakatan ini tidak berjalan. Kecuali mungkin rasa bersalah dalam diri kita.

Dan 1 Muharram 1435 H ini menurut saya adalah waktu yang tepat untuk membuat komitmen dengan diri sendiri. Beberapa akan saya tulis di blog ini. Tujuannya agar saya malu bila komitmen itu saya khianati. Idealnya, berani menulis berarti berani melakukan πŸ™‚

Pertama, saya berkomitmen untuk belajar agama lebih intens. Rasanya setelah dewasa dan bekerja waktu untuk belajar agama semakin tergerus dengan kegiatan lain. Karena tidak ada jadwal kajian yang jelas seperti saat kuliah, semua tergantung pada diri sendiri. Menghafal, mengaji, mendengarkan kajian semua harus disepakati sendiri. Terkadang kangen masa kuliah dimana kita punya teman yang saling mengingatkan. Tetapi bukan orang dewasa namanya kalau harus selalu diingatkan. Sebenarnya pun kalau mau, media untuk belajar juga semakin beragam. Mulai dari buku, website, rekaman kajian di youtube sampai siaran radio. Ahh, memang hanya 1 yang saya butuhkan. Komitmen untuk rutin melakukan proses belajar itu.

Kedua, saya berkomitmen untuk hidup lebih sehat. Cukup dari 2 aspek dulu, makanan dan olahraga. Makanan memang menjadi hal yang tidak mudah bagi anak kos walaupun bukan berarti tidak bisa. Mungkin saya akan mulai dengan makan teratur dan mengurangi fast food. Selama ini memang saya sudah cukup mengurangi fast food tetapi untuk makan teratur masih sulit. Kalau sakit maag kambuh, barulah timbul penyesalan, hahaha. Selain makan teratur saya juga menambahkan makan buah dan sayur. Saya memang cukup nakal untuk urusan makan buah dan sayur. Biasanya beli buah tetapi di makannya nanti-nanti. Demikian juga dengan sayuran. Saya lebih suka makan kering dengan nasi dan lauk tanpa sayuran. Untuk olahraga, jangan tanya lah. Beberapa bulan lalu, saya cukup teratur dalam berolahraga. Setidaknya seminggu sekali lari di Balai kota atau di Sabuga. Tetapi belakangan ini semangat mulai menurun. Kadang saja saya ikut zumba di car free day jalan Merdeka. Entah ya, padahal saya tahu persis manfaat olahraga untuk tubuh. Untuk itu, olahraga dan makan sehat masuk dalam komitmen saya tahun ini.

Ketiga, menulis di blog ini secara reguler. Hahahaha, baiklah. Ini komitmen saya dengan diri sendiri yang sulit untuk saya lakukan. Mungkin karena tidak jelas regulernya itu seperti apa. Baiklah, untuk permulaan ini seminggu sekali cukup. Kalau itu berhasil ditepati, dalam 1 bulan saya akan punya 4 tulisan. Ahh, untuk pemula dan amatir seperti saya 4 tulisan sudah sangat cukup.

Oke, itu saja komitmen yang saya bagi. Lainnya, hmm cukup untuk diri saya sendiri saja. Hehehe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s