.sejenak di masjid Tokyo Jamii.

.sejenak di masjid Tokyo Jamii.

Assalamu’alaikum. Kali ini saya mau menceritakan tentang masjid Tokyo Jamii. Tokyo Jamii atau Tokyo Camii (Tokyo Mosque) merupakan masjid terbesar di Tokyo. Alhamdulillah, saat ke Jepang Juni 2014 lalu saya sempat berkunjung ke masjid ini.

jalan depan masjid
jalan depan masjid

Saya mengunjungi masjid ini dalam perjalanan pulang dari Museum Fujiko F. Fujio. Stasiun terdekat dari masjid ini adalah stasiun Yoyogi-uehara. Bila kita dari kota Tokyo dan ingin ke masjid Tokyo Jamii, kita bisa naik subway Chiyoda Line jurusan Yoyogi-uehara (C01). Sekitar 10 menit jalan kaki dari stasiun kita akan bertemu dengan bangunan masjid. Lingkungan sekitar masjid sangat tenang dan nyaman.

masjid Tokyo Jamii
masjid Tokyo Jamii

Tokyo Jamii didirikan tahun 1938 oleh imigran Kazan Turkish. Pada 1986 masjid mengalami kerusakan.  Bangunan Tokyo Jamii saat ini adalah hasil renovasi yang selesai tahun 2000.

Sejarah masjid Turki Jamii di dinding luar masjid
Sejarah masjid Turki Jamii di dinding luar masjid

Di bagian bawah masjid terdapat pusat budaya Turki. Untuk menuju masjid, kita bisa naik dari tangga di samping pusat budaya. Masjid Tokyo Jamii memiliki 2 lantai.

Lantai 1 tempat sholat jamaah laki-laki
Lantai 1 tempat sholat jamaah laki-laki

Lantai 1 diperuntukkan bagi jamaah laki – laki dan lantai 2 untuk jamaah perempuan.

Lantai 2 tempat sholat jamaah perempuan
Lantai 2 tempat sholat jamaah perempuan

Selesai solat, saya mengamati bagian dalam masjid. Ornamen masjid sangat indah dan membuat betah.

Ornamen masjid
Ornamen masjid
Indah ya :)
Indah ya 🙂

Dinding masjid dihiasi dengan kaligrafi yang indah.

Kaligrafi dan jendela
Kaligrafi dan jendela

Tokyo Jami sering dikunjungi oleh umat muslim yang kebetulan berkunjung ke Tokyo. Saya saat itu bertemu dengan ibu dari Malaysia yang penasaran dengan masjid terbesar di Tokyo. Saya juga bertemu dengan Bapak dari Turki yang meminta tolong difoto dengan minaret.

Minaret masjid
Minaret masjid

Masjid Tokyo Jamii banyak dikunjungi oleh penduduk local. Karena tidak semua pengunjung menggunakan jilbab, di dalam masjid disediakan jilbab segiempat untuk dipakai pengunjung wanita.

alhamdulillah :)
alhamdulillah 🙂

Puas berfoto, saya duduk di teras masjid. Sambil merenung dan mengamati sekitar. Rasanya bahagia dan terharu bisa solat di masjid ini. Semoga ke depan, masjid ini akan semakin makmur. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s