.5 tahun penuh cerita.

.5 tahun penuh cerita.

We do not remember days, we remember moments  (Cesare Pavese)

Saya setuju dengan kutipan di atas. Mengingat suatu kejadian memang lebih mudah daripada mengingat hari dan tanggal. Seperti orang zaman dulu yang menggambarkan kelahirannya dengan peristiwa tertentu (berbarengan dengan banjir atau ketika panen besar) tanpa ingat pasti tanggal kejadiannya. Banyak peristiwa dalam hidup baik yang membuat kita tersenyum maupun menangis tapi kita lupa kapan persisnya itu terjadi. Namun kali ini, izinkanlah saya mengingat tanggal-tanggal yang berarti dalam salah satu fase perjalanan hidup saya yaitu bekerja.

.8 November 2010.

Hari itu ketika pertama kali saya menginjakkan kaki di Bandung rasanya blank alias kosong. Muka masih gosong hasil Samapta ditambah bingung dengan apa yang namanya OJT atau on the job training. Pikiran sederhana saat itu, oh setelah diterima kerja, ikut samapta, pengenalan perusahaan terus pembidangan, berarti sudah. Selesai. Tinggal nunggu diangkat jadi pegawai. Pemikiran yang ternyata tidak sepenuhnya benar.

fb_img_1461828512946.jpg
selesai samapta

Saya sama sekali tidak memikirkan tentang OJT. Salah sendiri juga ga mencari informasi. Di Bandung yang merupakan kantor induk, kami anak-anak baru ini dikenalkan dengan proses bisnis perusahaan. Saat itu juga dijelaskan bahwa untuk OJT, kami akan disebar ke kantor cabang di Jawa Barat dan Banten. Entah kenapa saya kemudian baru menyadari betapa luasnya Jawa Barat dan jauhnya Banten. Kota-kota di Jawa Barat ini biasanya hanya saya lewati dalam perjalanan bus dari Jogja menuju Jakarta. Mulailah saya khawatir, kira-kira saya akan tetap di Bandung atau ditempatkan entah ke kota mana.

Di hari terakhir pengenalan proses bisnis diumumkan bahwa saya ditempatkan di Sukabumi. Yup, Sukabumi. Kota yang benar-benar baru untuk saya. Satu hal yang saya tahu dari Sukabumi adalah mbak Desi Ratnasari. Hahaha. Alhamdulillah saya tidak sendiri, ada Ike dan Ragil yang sama-sama baru pertama ke Sukabumi.

.13 November 2010.

Bus MGI mengantarkan kami ke Sukabumi. Kota yang dingin dan untuk pertama kalinya saya mendengar petunjuk arah yang lain. Bukan ke barat, belok ke selatan melainkan ke atas atau ada di bawah.

Tempat pertama yang kami tuju adalah kantor dengan agenda utama hari itu mencari tempat kos. Saat menitipkan tas di pos satpam kantor, saya baru sadar ada satu tas yang tertinggal di angkot. Dan ternyata saya mendapatkan sambutan ramah dari Sukabumi. Sepulang dari mencari kos, pak satpam bilang ada sopir angkot yang mengantarkan tas. Senang rasanya tas saya kembali.

Three.jpg
ragil, saya, ike

Sukabumi jugalah tempat perkenalan saya dengan bahasa Sunda. Awalnya saya tidak bisa membedakan antara NUHUN dan MUHUN. Dan hanya bisa terdiam lalu senyum-senyum saat ada yang bilang Neng, ibu bade nyuwunkeun serat. Kemudian saya akan memanggil pegawai lain dan minta dijelaskan maksud kalimat tersebut 🙂

Ike dan Ragil bagi saya adalah keluarga. Banyak hal yang kami bicarakan termasuk bila setelah OJT berakhir kami ditempatkan di Sukabumi. Setidaknya kami sudah tahu, Sukabumi cukup dekat dengan Bogor jadi kalau pengen ke bioskop tinggal naik kereta ke Bogor.

.17 Agustus 2011.

Kabar datang dari Bandung. Anak OJT dipanggil untuk ikut upacara disana. Sebagai anak baru yang statusnya belum jelas (OJT sudah selesai namun belum diangkat jadi pegawai) diundang ke Bandung menimbulkan spekulasi tentang pembagian SK pegawai. Dibagi SK artinya akan jelas di kota mana kami ditempatkan. Saya sendiri sudah berusaha menerima bila memang harus ditempatkan di Sukabumi.

Terkadang memang yang kita rencanakan berbeda dengan kenyataan. Saya ditempatkan di Bandung. Kembali ke Bandung dengan status pegawai sedikit membuat saya takut. Apakah saya bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja di sana? Apakah rekan kerja saya bisa menerima si anak baru ini? Dan berbagai pertanyaan lain yang bikin saya galau. Saya juga sedih harus berpisah dengan teman-teman di Sukabumi. Untungnya, saat itu saya membaca buku Negeri 5 Menara dan ada syair Imam Syafi’i yang sangat pas.

Merantaulah. Kau akan dapatkan pengganti dari orang-orang yang engkau tinggalkan (kerabat dan kawan)

.12 September 2011.

Inilah saat pertama saya masuk kantor sebagai pegawai. Perasaan yang paling mendominasi adalah takut. Hal yang paling saya senangi saat itu adalah istirahat. Hahaha. Karena waktu istirahat adalah saat saya bisa ketemu Shasha teman seangkatan sekaligus teman satu kos. Maklum, saya anak baru yang belum punya banyak teman dan kenalan.  Oya, Shasha juga orang yang menjemput saya dari Sukabumi. Ceritanya, ada teman yang OJT di Bandung kemudian ditempatkan di Sukabumi. Jadilah Shasha mengantar teman kami tersebut sekaligus menjemput saya pindahan dengan pick up sewaan.

Percaya atau tidak, ada satu buku lagi yang menolong saya menjalani hidup (tsahh) sebagai anak baru. Buku itu adalah 99 cahaya di langit Eropa. Misi mbak Hanum sebagai agen muslim yang baik, menginspirasi saya dalam bersikap sebagai anak baru. Hehe, maksa bener ya saya waktu itu?

.1 April 2016.

Alhamdulillah 1 April 2016 akhirnya terlewati juga. Lho, kok tiba-tiba 1 April menjadi tanggal penting? Yup, karena tanggal itu menjadi tanggal pengangkatan pegawai tetap kami. Makanya kalau ketemu tanggal 1 April, saya dan teman seangkatan sering mengucapkan selamat ulang tahun. Hehehe, lebay sih tapi hal-hal sepele seperti inilah yang saya syukuri dari teman-teman saya.

photogrid_1461829941989.jpg
foto bersama, selalu gagal dengan formasi lengkap

Selama lima tahun ini banyak peristiwa terjadi. Ada teman yang datang, ada teman yang pindah. Apapun yang kelak akan terjadi dalam perjalanan bekerja saya, semoga Alloh selalu memberikan yang terbaik dan dapat memperkaya cerita hidup saya 🙂

Iklan

8 thoughts on “.5 tahun penuh cerita.

  1. hey aku baru baca soal ini, seneng banget bisa baca tulisan ini. banyak kenanga baik soal angkatan 23 kita ini. semoga kita semua selalu diberikan kebahagian lahir dan batin. amin amin… Hug Unita….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s