.sepele.

.sepele.

Little-thingsgambar dari  sini

Hari ini saya mau ngomongin tentang hal kecil alias sepele. Menurut kamus bahasa Indonesia, sepele artinya remeh; enteng; tidak penting. Tapi ada kalanya hal yang dianggap sepele dapat menimbulkan masalah yang besar. Misalnya suatu hari kita mau ujian. Dan ternyata kita perlu pensil 2B untuk mengisi lembar jawaban. Karena biasa pinjam teman, kita sama sekali tidak menyiapkan apapun. Tenang, nanti juga bisa pinjam. Si A ngga bawa, masih bisa pinjam B. Ternyata teman kita hari itu tidak mau meminjamkan pensilnya. Dia butuh cadangan pensil, takut perlu saat ujian. Nah, mau tidak mau kita harus cari pensil lain. Pinjam sana sini tidak ada yang mau minjemin. Terpaksa harus ke toko membeli. Pensil didapatkan ujian sudah mulai. Konsentrasi buyar karena harus meraut pensil. Masih untung boleh masuk kelas kalau tidak? Wassalam.

Ilustrasi di atas mungkin berlebihan. Tapi kadang terjadi di sekitar kita. Untuk cerita di atas yang rugi kita sendiri. Bagaimana kalau sikap menyepelekan kita merugikan orang lain? Bisa jadi kita akan kehilangan teman. Atau minimal hubungan dengan orang yang kita rugikan akan menjadi renggang. Pernah baca Ranah 3 Warna?  Apa yang membuat persahabatan Alif dan Randai retak? Komputer Randai yang rusak saat dipinjam Alif.

Selain meminjam, saya menemukan lagi satu hal yang sepele tapi bisa berakibat fatal. Apa itu? Meminta. Meminta barang-barang yang dianggap ngga penting itu percayalah, menganggu. Kalau sesekali masih oke. Namun bila setiap hari, hemm, kok rasanya ngga etis ya. Memang kadang saya juga berpikir, ih kan minta dikit doang atau barang yang diminta ini ngga seberapa harganya, masak gitu aja ngga dikasih? Nah, kalau sudah kena pikiran begini saya biasanya bertanya ke diri sendiri, kalau harganya ngga seberapa kok minta? Sedia sendiri dong.

Terus, apa iya semua hal harus kita beli sendiri? Bukannya memang ada barang yang cuma sesekali kita perlukan dan membelinya sama dengan boros. Meminjam akan lebih efisien. Memberi dan meminjamkan barang juga bentuk tolong menolong. Tentu saja tidak perlu sekaku itu. Menurut saya, meminjam dan meminta sesuatu selama memang itu wajar dan dalam hal yang baik adalah hal biasa dalam hubungan sosial. Namun kalau ada barang yang selalu kita pinjam atau minta dari orang lain, artinya barang itu sudah menjadi kebutuhan kita dan sudah seharusnya kita beli atau sediakan sendiri.

Iklan

4 thoughts on “.sepele.

  1. yang pinjam meminjam ituu yang menyebalkan. pengalaman, apalagi kalau barang yang dipinjam rusak parah. bukan jadi hal sepele lagi, tapi fatal. boleh jadi besok-besok, orang nggak akan percaya dengan dia lagi karena dia nggak amanah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s