.Honje & reuni geng Fita.

Reuni adalah kata yang akrab dengan baper dan CLBK duh apa sih ini. Kalau inget reuni saya jadi inget sama ketemuannya mas Rangga dan mbak Cinta deh. Baiklah sebelum makin ngelantur, di tulisan ini saya mau cerita tentang reuni dengan sahabat semasa SMA.

Sebenarnya reuni kali ini sudah direncanakan lama. Sejak lulus SMA dan melanjutkan kuliah saya memang jarang bertemu dengan teman-teman sekelas. Apalagi setelah bekerja, pertemuan paling sering barangkali terjadi di whatsapp. Sesuai kesepakatan di WA, saya, Fita dan Lany (selanjutnya sebut saja geng Fita) memutuskan Honje Resto sebagai tempat ketemu. Honje dipilih karena mudah diakses oleh kami bertiga. Saya dari arah barat yang jauh itu, Fita dari Jogja timur dan Lany dari Jogja utara.

DSC_1458

Dowa & Honje Resto

Honje resto berada di Jalan Margo Utomo (dulu Jalan Mangkubumi) dekat dengan Tugu Yogyakarta. Sambil menunggu Fita, saya, Lany dan adik saya berfoto di dalam restoran. Siang itu Honje cukup lengang sehingga kami leluasa bergaya di sana sini. Spot foto paling favorit di Honje tentu saja teras dengan pemandangan Tugu Jogja di belakangnya.

dsc_1419

Tugu Jogja

dsc_1453

teras Honje

dsc_1417

di dalam restoran

Selesai foto-foto kami mulai kehausan. Akhirnya kami memesan minuman sambil menunggu Fita yang datang terlambat. Untuk harga minuman dan makanan di Honje, hampir sama dengan restoran di Bandung dan entah kenapa saya mikirnya kalau sama kaya Bandung berarti mahal. Hahaha, aneh ya pikiran saya. 

Setelah Fita datang, kami pun memesan makanan. Saja baru tahu kalau honje ini merupakan nama tumbuhan. Nama lainnya adalah kecombrang. Itulah mengapa makanan di Honje resto kebanyakan dimasak dengan campuran kecombrang. Ini pertama kalinya lho saya makan masakan yang ada kecombrangnya. Saya memesan nasi ayam Honje, isinya ayam suwir dan irisan kecombrang. Tekstur kecombrang ini agak keras dengan rasa yang asam. Buat saya sendiri, kecombrang dicampur dengan ayam jadinya enak 🙂

dsc_1418

pilah pilih menu

 

nasi-honje

nasi campur dan nasi ayam Honje

dsc_1423

slrupp

Selain makanan yang enak, obrolan kami siang itu juga seru. Cerita tentang pekerjaan, kantor, keluarga dan kenangan zaman sekolah dulu membuat suasana semakin meriah. Barangkali memang hukumnya bila sesuatu yang menyenangkan terasa cepat berlalunya. Rasanya baru sedikit yang dibicarakan, tahu-tahu sudah sore dan kami harus mengakhiri reuni. Sebelum pulang kami sempatkan mampir ke Dowa di lantai 1. Bagi penggemar tas rajut, Dowa tidak boleh dilewatkan.

dsc_1459

tas Dowa

dsc_1430

salam dari geng Fita

By the way saya kok jadi baper ya nulis cerita reuni ini. Padahal yang ketemu hanya tiga orang, gimana kalau yang reuni sekelas? Kayanya nih kalau reuninya sekelas lebih seru deh karena yang baper juga lebih banyak 🙂

Iklan

13 respons untuk ‘.Honje & reuni geng Fita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s