.bahagia itu…sederhana?.

.bahagia itu…sederhana?.

Belakangan ini kalimat bahagia itu sederhana mudah kita temukan di berbagai artikel maupun status di media sosial. Iseng saya ketik #bahagiaitusederhana di instagram, ternyata ada lebih dari 300.000 hashtag tersebut. Fotonya? Beragam. Mulai dari makanan, foto bersama teman, sampai bepergian ke suatu tempat. Pertanyaannya apakah bahagia itu memang sederhana? Kali ini jawaban saya mengacu pada buku Bahagia Itu…500 Hal yang Membuat Kita Bahagia.

dsc_2493.jpg

Buku bersampul kuning karya Lisa Swerling dan Ralph Lazar ini tampil beda dari buku berkategori motivasi dan pengembangan diri lainnya. Tidak ada nomor halaman maupun urutan hal yang membuat bahagia. Lalu apakah jumlahnya benar-benar 500? Entahlah. Saya terlalu menikmati buku ini dan tidak berniat menghitung ada berapa pemicu bahagia yang ditampilkan. Karena tidak bergantung pada halaman dan urutan, buku ini bisa dibaca secara random. Keunikan dari buku kuning ini adalah ilustrasinya yang menghibur. Gambar dibuat biasa saja tidak terlihat usaha untuk membuatnya nampak wah. Warnanya pun hanya kuning dan hitam. Namun hal tersebut justru menjadi kekuatan buku ini.

20161210_165222.jpg

Tidak perlu waktu lama untuk menamatkan buku ini. Ada kalanya saya langsung mengangguk setuju dengan yang ditulis didalamnya. Namun kadang saya takjub, betapa hal sederhana yang tidak terpikirkan bisa menjadi pemicu rasa bahagia. Dari buku ini, saya menyimpulkan bahwa kebahagiaan itu bisa didapat dengan berbagai cara. Bahagia bisa berasal dari diri sendiri dan orang lain. Bahagia juga bisa didapat saat sendiri pun ketika bersama orang lain. Bahagia itu bisa dimiliki saat diam atau saat beraktivitas, sedang di rumah atau di tempat lain serta dari hal yang kita temui sehari-hari tanpa melakukan apapun dan dari hal yang kita upayakan. Seperti yang dicontohkan buku ini, saat tidak melakukan apapun bukan berarti kita tidak bisa bahagia.

Nah kembali ke pertanyaan awal. Apakah bahagia itu sederhana? Menurut saya sih begitu. Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka hati dan pikiran menjadi lebih peka dan tak lupa mengapresiasi hal sekecil apapun yang kita temui dan peroleh. Bahagia itu sederhana, yang membuat rumit adalah cara berpikir dan kriteria bahagia yang kita susun sendiri.

Omong-omong, setelah selesai membaca buku bu Lisa dan pak Ralph ini saya tertarik menyusun hal-hal yang membuat Unita bahagia. Hehe. Salah satu yang ada di list saya adalah bau nasi yang baru matang. Kalau kamu, hal apa yang membuatmu bahagia hari ini?

p.s. Thank you Shasha for this lovely book. Saya suka saya suka 🙂

Iklan

7 thoughts on “.bahagia itu…sederhana?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s