.samapta oh samapta.

Lapangan Hitam

Ulala, selamat pekan keempat Januari. Mau cerita sedikit nih. Jadi bulan ini saya mencetak rekor yaitu dua weekend berturut-turut ngga ke luar kota dan ketinggalan cerita sepupu yang alhamdulillah keterima PNS dan pekan ini mulai samapta. Usut punya usut, sepupu saya samapta di tempat yang sama dengan saya yaitu di Pusdikpassus Batujajar. Yaudahlah, daripada WA panjang lebar pengalaman tujuh tahun lalu, saya bilang ke sepupu kalau cerita samapta bakalan saya tulis di blog. Nanti biar bisa dicari persamaan dan perbedaan antara samapta jaman now vs samapta jaman baheula πŸ™‚

Waktu pertama dengar samapta, saya kira samapta itu sebuah singkatan tapi rupanya arti samapta adalah siap siaga. Dan dalam proses penerimaan pegawai baru, perusahaan tempat saya bekerja mempersyaratkan kelulusan samapta sebagai dasar untuk proses pengangkatan pegawai.

Masih segar dalam ingatan saya, setelah berkumpul di kantor Area Yogyakarta (kantor impian saya nih hehe) kami hasil rekrutmen Yogya diberangkatkan ke Semarang. Setelah tanda tangan kontrak dan bergabung dengan rombongan dari Semarang kami melanjutkan perjalanan ke Pusdikpassus Batujajar. Satu angkatan saya ada 520-an anak. Berangkat sore dari Semarang, kami sampai di Bandung pagi. Tulisan “ANDA RAGU KEMBALI SEKARANG JUGA” di dekat gerbang masuk menyambut kedatangan kami.

Sebelum mulai kegiatan Samapta, kami dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok akan tinggal di barak. Barak di pusat latihan ini terhitung nyaman dengan tempat tidur ukuran single dan kasur yang empuk. Nah, di Pusdikpassus ada tempat yang disebut Lapangan Hitam. Lapangan ini menjadi meeting point dan pusat dari semua kegiatan. Mulai dari upacara, senam, apel pagi, apel malam dan latihan baris berbaris plus menjadi saksi segala rasa lelah (lahir batin) selama samapta.

barak

bersih-bersih barak

Rapiiii

100% rapi

Saya bukan penyuka kegiatan fisik. Tapi diklat samapta memaksa saya untuk aktif bergerak. Pagi hari kami selama mengikuti diklat dibuka dengan olah raga. Bisa lari atau senam mengikuti jadwal dari pelatih. Setelah berolahraga kami kembali ke barak untuk bersiap mengikuti rangkaian kegiatan selanjutnya. Begitu sudah rapi, kami akan berbaris menuju tempat makan. Selepas sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan baris berbaris, halang rintang, repling, bela diri militer maupun kegiatan belajar di kelas. Salah satu pelajaran di kelas yang masih saya ingat adalah kompas peta dan konflik. Untuk kompas peta saya ingat karena setelah teori di kelas terdapat praktek lapangan. Sedangkan untuk pelajaran tentang konflik, membekas karena selama separuh jam belajar saya ngga berani lihat slide yang ditampilkan pengajar dan hanya bisa berdoa semoga tidak ada lagi konflik di Indonesia yang saya cintai.

Selepas samapta, banyak teman saya bilang mereka mengalami penambahan berat badan. Saya sendiri sih tetap segini-segini aja. Tapi bagaimanapun, kegiatan fisik memang membutuhkan tenaga besar. Dan tidak lain itu didapat dari makanan. Untuk makan sendiri, kami mendapat 3 kali makan dan 3 extra foodingΒ extra voeding. Seminggu pertama, tidak ada makanan yang enak. Rasanya sulit sekali menghabiskan makanan di piring ompreng. Menu kami nasi, sayur bening atau sayur kacang, dan lauk (tempe, tahu, ikan, daging ayam, daging atau hati sapi).

Selama di Pusdikpassus saya paling keki kalau dapat lauk hati sapi. Rasanya pengen skip dan cukup makan dengan kerupuk. Satu – satunya penolong saat bertemu lauk ini adalah air. Caranya? Dorong saja pakai air, setelah dikunyah cepat. Extra voeding Ekstra fooding pun terasa seperti makanan yang sia – sia. Belum lapar sudah disuruh makan lagi. Namun minggu kedua, semua berubah. Rasa – rasanya semua makanan enak. Kami juga tidak sabar menunggu saat ekstra fooding extra voeding. Bawaannya lapar. Inilah mungkin penyebab berat badan beberapa teman naik drastis.

WhatsApp Image 2017-11-14 at 5.04.48 PM (1)

akan enak pada minggu kedua πŸ™‚

Repling

repling: wajib dicoba

Selain di Pusdikpassus, kegiatan samapta juga dilaksanakan di Situ Lembang. Bermalam di tempat yang super dingin benar-benar ujian untuk ketahanan fisik. Kegiatan di Situ Lembang meliputi halang rintang (di sini saya merasakan flying fox dari satu pohon ke pohon lain plus menyeberang sungai), caraka malam (siap-siap uji nyali dan uji gelap), dan survival.

Situ lembang

Situ Lembang

WhatsApp Image 2017-11-14 at 5.04.55 PM

sambutan pertama

WhatsApp Image 2017-11-14 at 5.04.54 PM

makanan terenak adalah makanan yang tersedia di saat lapar

WhatsApp Image 2017-11-14 at 5.04.57 PM

salah satu dari kegiatan halang rintang

Mengingat pengalaman tujuh tahun lalu, saya kadang merasa takjub, bisa juga ya saya nyemplung sungai atau naik-naik tangga buat repling. Dan muara semua itu adalah terpaksa plus kalau ngga sekarang kapan lagi ngerasain yang begini? So, buat yang mau samapta jangan takut. Semua kesulitan yang dihadapi saat samapta pada akhirnya akan menjadi kenangan indah dan cerita buat anak cucu kita nanti, ya kan? Oya, beberapa tips buat yang mau samapta ini bisa dicoba:

  1. Pastikan badan dalam kondisi sehat. Setelah diumumkan akan ada kegiatan samapta, jaga kesehatan dengan ngga begadang dan akan lebih baik bila membiasakan olahraga di rumah.
  2. Bawa vitamin. Hal ini penting untuk membantu menjaga kebugaran tubuh selama ikut kegiatan samapta.
  3. Bawa perlengkapan sesuai yang diinstruksikan instansi/ perusahaan yang mengikutsertakan kita samapta dan tambahkan kaos kaki hitam dan pakaian dalam. Dengan dua barang yang kita tambah jumlahnya ini, kita akan menghemat waktu mencuci dan terhindar dari kemungkinan harus memakai kaos kaki basah.
  4. Bawa tisu basah. Ini akan cukup membantu bila tidak sempat mandi atau setelah kegiatan dan muka terasa kotor.
  5. Bawa sunblock. Benda satu ini penting untuk melindungi wajah kita dari gosong (seperti saya) sebab kegiatan samapta 75% dilakukan di luar ruangan slash lapangan dan ngga peduli walaupun kondisi lagi panas-panasnya.
  6. Selalu berpikir positif dan berani mencoba semua hal. Selama saya samapta, ada satu hal yang tidak saya coba yaitu mencoba makanan yang diajarkan saat survival. Dan dari pihak Pusdikpassus pun tidak memaksa. Di luar satu hal tersebut saya mengikuti semua kegiatan, termasuk repling yang aslinya bikin saya keder dan mau nyerah.

Sekian pengalaman samapta di Pusdikpassus. Dikenang-kenang seru juga ternyata. Sebagai informasi, selama diklat samapta dua minggu, handphone dan barang berharga kami titipkan pada panitia. Sebagian foto diambil sebelum handphone dititipkan serta setelah diklat samapta selesai. Sedangkan untuk foto-foto kegiatan saya dapat dari Irmawati dan sudah pasti Irma dapat dari dokumentasi panitia.

Oya, buat teman sekalian dan pembaca budiman yang punya cerita seputar samapta atau kegiatan sejenisnya, boleh lho share di sini. Monggo πŸ™‚

Iklan

6 respons untuk β€˜.samapta oh samapta.’

  1. mfadel berkata:

    Jadi samapta itu bukan singkatan? Wkwk
    Saya pernah ikut kegiatan yang namanya Bela Negara. Secara agenda sama saja dengan samapta ini. Sama-sama yang ngelatih tentara, sama-sama mesti makan cepet-cepet, sama-sama bawaannya lapar terus, dan sama-sama amat mengharapkan ekstrapuding

    • Unita berkata:

      Bukan ternyata, hehe. Dorong pakai air lah pokoknya kalau udah disuruh makan cepet. Eh aku salah tulis ya ekstrafooding? Baiklah, akan ku koreksi.

    • Unita berkata:

      Seru dikenang tapi ngga mau lagi Cei. Hahaha. Iyakah, katanya sih 23 ngga terlalu berat tapi buat aku mah tetep ajaaaa. Angkatan 15 disuruh lari-lari terus?

  2. Anton Ciptady berkata:

    PNS apa sih mbak sehingga harus samapta? Kalo kami sebagai ASN biasa sih cuma Diklat Prajabatan saja, yaaah mirip Samapta juga sih, tapi nggak terlalu berat kegiatan fisiknya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s