.Donor Darah Yuk!.

20181115_193228.jpg

my blood my… ya my blood lah ๐Ÿ™‚

There is always a first time for everything. Yup. Selalu ada yang pertama dalam hidup. Termasuk untuk saya sesederhana donor darah. Sedikit cerita, di kantor donor darah rutin dilakukan setiap 3 bulan. Dari masuk kerja sampai sekarang kira-kira udah lebih dari 20 kali donor darah dilakukan. Dan saya belum pernah sekalipun ikut. Soalnya berat badan saya selalu nyaris dengan batas minimal pendonor. Dan percayalah bukan cuma orang yang punya berat badan berlimpah yang sering kena bully yang kurus pun ngga jarang kena body shaming juga lho kok malah curhat.

Anywayย setelah sekian kali dapat kata-kata “Udah makan yang banyak dulu baru donor” akhirnya bulan ini saya berhasil donor. Alhamdulillah. Sebenarnya saya juga ngga merencanakan mau donor. Tujuan saya datang adalah buat ikutan penyuluhan kesehatan. Tapi melihat antrian yang sepi saya iseng saja menimbang badan. Eh ternyata dari sekian bulan lalu berat badan ngga turun dan bisa buat donor. Akhirnya diperiksa tekanan darah dan hemoglobin. Dan lolos buat menyumbang darah.

Gimana rasanya setelah disuruh tiduran dan siap diambil darah? Takut dan deg-degan. Petugas PMI meminta saya untuk rileks dan dia mulai menusukkan jarum di lengan. Setelah itu dipasang deh kantong. Dan proses donor darah pun dimulai. Sakitnya persis seperti sakit disuntik. Sekitar 30 menit kemudian, kantong ukuran 350 ml terisi penuh. Rasa sakit dari proses pencabutan jarum sendiri masih bisa ditahan, sama aja kaya pas dipasang.

Setelah selesai diambil darah, petugas meminta saya untuk berbaring dulu dan tidak langsung bangun. Alhamdulillah ngga ada rasa pusing atau lainnya. Setelah donor pun saya bisa beraktivitas seperti biasa. Tentunya bukan aktivitas berat ya.

Nah, baca-baca dari website PMI kebutuhan akan darah ini memang tinggi. Setiap 8 detik ada 1 orang yang membutuhkan transfusi darah. Jadi yang belum pernah donor atau merasa takut, yuk cobain. At least niat dulu deh. Kalaupun setelah timbang, cek tekanan darah dan cek Hb ngga bisa donor seenggaknya kita jadi tahu kondisi kita dan niat berbuat baiknya insyaallah sudah dinilai menjadi pahala.

Jadi, sudah siapkah kamu mendonorkan darah?

6 respons untuk โ€˜.Donor Darah Yuk!.โ€™

  1. Sekar berkata:

    Mantap mbak. Lanjutkan ๐Ÿ‘๐Ÿ’ช di keluarga saya, bapak yang paling rajin donor dari SMA. Sampai per berapa tahun gitu dapat penghargaan. Bapak punya hipertensi. Akibat donor rutin, jadi sehat sampai sekarang usia 59. ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s