.Minggu seru: antara Pitimoss & buku pak Bondan.

.Minggu seru: antara Pitimoss & buku pak Bondan.

Weekend ini ke Bandung lagi mbak? Belakangan kalimat ini menjadi pertanyaan paling sering saya terima. Kalau jawabannya iya, biasanya dilanjut dengan belum move on ya mbak? Kalau dijawab engga, ditimpali dengan tumben. Sebenarnya ngga ada yang spesial dengan berakhir pekan di Bandung kecuali keberadaan teman-teman saya mungkin (boleh GR kalian, hehe). Makanya pas Januari lalu main ke Bandung, saya bingung mau ke mana. Mal? Pasar Baru? Taman? Hmmm kok rasa-rasanya males. Entah kenapa kemarin pengen banget baca-baca buku di perpus. Perpustakaan Jabar di Kawaluyaan itu nyaman banget, sayang jauh dan tutup di hari Minggu. Akhirnya tujuan berbelok ke taman bacaan. Taman bacaan? Yup, tempat dimana kita bisa menyewa buku. Zaman saya kuliah dulu saya pelanggan taman bacaan lho, lumayan lebih hemat daripada beli buku atau majalah sendiri. Di Bandung ada beberapa taman bacaan, salah satunya Pitimoss. Selain Pitimoss, saya pernah juga ke Zoe di jalan Dipati Ukur.

dsc_2826.jpg
pitimoss

Saya bersama Koff sampai di Pitimoss jam setengah 10 pagi. Tempatnya ada di Jalan Banda. Sepertinya kami adalah pengunjung pertama hari itu. Ketika sampai, di sana masih sepi dan mbak yang jaga baru selesai bersih-bersih. Pilihan buku di Pitimoss lumayan lengkap dan update. Pencarian buku pun sudah terkomputerisasi. Buku terbaru Adhitya Mulya, Bajak Laut & Purnama Terakhir menjadi incaran saya. Sayang bukunya sedang dipinjam. Alhasil saya beralih ke buku Dewi Lestari. Dari sederet buku Dee, saya memilih Madre karena cukup “tipis” untuk dibaca di tempat.

dsc_2825.jpg
memilih buku

Ternyata ada hikmah ke Pitimoss di hari Minggu yaitu gratis baca buku di tempat. Langsung nyesel kenapa cuma ambil satu buku. Tempat baca di Pitimoss ada di bagian belakang. Tersedia kursi-kursi kayu yang cukup nyaman untuk duduk. Saya dan Koff menghabiskan sekitar tiga jam di Pitimoss. Selesai dari sini, kami melanjutkan ke Gramedia Merdeka.

20170304_224943.jpg
let’s read

Sebenarnya saya ngga berniat beli buku karena memang goal tahun ini membaca buku yang sudah dibeli dengan target  minimal satu bulan satu buku. Jadi main ke Gramedia ini sekedar untuk melihat-lihat dan numpang baca. Ternyata hari itu di Gramedia sedang ada bincang buku bersama pak Bondan Winarno. Yup, pak Bondan maknyus yang suka icip-icip itu. Kebetulan yang menyenangkan. Mulanya saya mengira yang dibahas adalah buku wisata kuliner atau yang masih berhubungan dengan makanan. Namun rupanya buku yang dibincangkan adalah kumpulan cerpen pak Bondan berjudul Petang Panjang di Central Park.

dsc_2828.jpg
bincang buku

Read more

Iklan